Menangani Siswa Introvert
Setiap anak istimewa, mereka belajar dan tumbuh dengan cara masing-masing, ada yang suka bergaul dengan orang banyak, adapula yang pemalu dan cenderung nyaman sendirian. Namun kadangkala, kita khawatir anak introvert tidak bisa mengekspresikan perasaan mereka.
Hal yang bisa dilakukan untuk memfasilitasi anak introvert belajar misalnya:
- Lebih sedikit orang di dalam satu ruangan akan lebih memberi rasa nyaman untuk anak introvert.
- Beri pilihan anak untuk menentukan posisi duduk yang diinginkannya. Bila ia enggan mengungkapkan pendapatnya, beri kursi yang letaknya di pinggir atau di belakang. Posisi inilah yang biasanya membuat anak introvert nyaman.
- Beri pengertian kepada pihak orang tua atau sekolah, bahwa anak introvert tidak bisa mengekspresikan seperti ekstrovert. Jadi mereka punya cara berbeda dalam menerima pelajaran.
- Bila diperbolehkan, diskusikan dengan pengajar kemungkinan anak membawa ponsel atau buku favoritnya. Dua hal ini dapat menjadi media pelarian sementaranya apabila ia sedang merasa jenuh atau tidak nyaman, sehingga menghindarkannya dari stres.
- Orangtua boleh saja sesekali mengajaknya berbaur dengan anak lainnya, namun bila anak terlihat tidak nyaman, jangan memaksanya.
- Beri motivasi untuk anak. Katakan, menjadi berbeda bukan suatu kesalahan, ia hanya membutuhkan cara belajar yang berbeda dengan anak lainnya dan itu yang menjadikannya spesial.
Adapun kelebihan anak introvert yang perlu diketahui:
1. Cenderung pendengar yang baik. Karena mereka kurang percaya diri banyak bicara, maka mereka akan sangat memperhatikan bagaimana lawan bicaranya berkata/bertindak. Jadi, seringlah tanya anak mengenai apa yang anda sudah sampaikan pada pelajaran, uji daya ingatnya
2. Ia lebih suka membangun hubungan pertemanan yang sedikit dan tertutup namun berkualitas. Berbeda dengan ekstrovert yang sangat terbuka dan banyak teman. Anak introvert akan terkesan sangat kaku dan tertutup, namun jika anda bisa membangun hubungan dengan baik dengannya, ia akan amat mempercayai anda
3. Anak introvert cenderung jauh lebih imajinatif daripada ekstrovert karena mereka menghabiskan banyak waktu di pikiran daripada dengan banyak orang disekitarnya. Jadi seringlah ajak mereka bicara mengenai apa isi pikiran mereka.
Comments
Post a Comment