Anak pelupa? Berikut cara meningkatkan daya ingat anak
Supaya bisa mengikuti pelajaran di sekolah dengan baik, anak tentunya harus memiliki daya ingat yang tinggi. Namun sayangnya, daya ingat setiap anak tidak sama. Ada yang gampang mengingat segala hal dalam waktu cepat, tetapi ada juga perlu waktu lama untuk mengingat. Daya ingat anak sebenarnya bisa ditingkatkan bila orangtua mengasahnya secara tepat. Simak beberapa cara sederhana berikut untuk meningkatkan daya ingat anak
Tahapan Daya Ingat Anak
Daya ingat adalah kemampuan seseorang untuk menyimpan, mengolah, dan memunculkan kembali informasi yang sudah diserap otak. Elemen neutron yang dihasilkan otak berperan untuk menyimpan informasi. Bila otak dirangsang untuk menghasilkan neutron secara intensif, maka daya ingat akan menjadi lebih tajam.
Namun, menurut Judy Nolte, Pemimpin Redaksi American Baby, kebanyak orang dewasa tidak bisa mengingat kejadian-kejadian spesifik yang terjadi sebelum mereka menginjak usia 3 tahun. Hal ini disebut juga sebagai fenomena amnesia masa kanak-kanak. Bayi di bawah tiga tahun memang mempunyai daya ingat yang sangat singkat. Itulah mengapa pada usia tersebut, harus mengingatkan beberapa hal secara berulang-ulang. Misalnya, untuk mencuci tangan sebelum makan. Namun seiring bertambahnya usia, daya ingat anak akan semakin meningkat.
1. Bermain Permainan Daya Ingat
Salah satu kegiatan yang paling disukai anak-anak adalah bermain. Namun, jangan hanya memberi anak permainan yang menghibur saja. Ajaklah anak bermain permainan yang juga bisa mengasah daya ingatnya. Beberapa permainan yang baik untuk meningkatkan daya ingat, antara lain puzzle, mencari gambar yang sama, flash card, serta menempelkan angka, huruf, ataupun gambar.
2. Bercerita Bersama
Cara selanjutnya yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan daya ingat anak adalah dengan membacakan buku cerita dan di waktu senggang. Setelah selesai membacakan buku untuk anak, ajaklah dia untuk mengingat kembali ceritanya, seperti nama tokoh, nama tempat, dan lain-lain. Dengan begitu, Si Kecil akan terbiasa mendengarkan cerita ibu dengan baik dan mengingatnya.
3. Bernyanyi
Musik berperan lebih dari sekadar pengantar tidur bagi anak-anak, tetapi juga bisa menstimulasi perkembangan otaknya. Ritme, pengulangan, irama, dan melodi yang ada dalam sebuah lagu bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat. Anak-anak suka segala sesuatu yang diulang-ulang. Inilah mengapa anak-anak sering meminta orangtuanya untuk memutarkan lagu yang sama berulang kali. Tidak apa-apa, ajaklah anak bernyanyi “baby shark” misalnya, sambil berjoget. Anak pasti akan tertarik untuk mengingat liriknya serta mencoba menirukan gerakannya. Lama kelamaan, anak bisa menghafal lirik lagu tersebut, bahkan secara otomatis menyanyikannya sendiri ketika lagu tersebut diputar.
Comments
Post a Comment